Ketika tak sekata, diri mencerca.
Ketika tak sejalan, diri bertikai.
Ketika menemukan perbedaan, diri bermusuhan.
Ketika merasa terhina, diri marah.
Begitu mudah terjadi.
Mudahnya berprasangka negatif.
Mudahnya menyakiti insan lain.
Mudahnya tersulut emosi.
SEOLAH amarah dapat menyelesaikan segalanya.
Saudara syurgaku,
Bukankah amarah justru memperburuk keadaan serta menciptakan
problematika baru?
Mari cairkan diri dengan kelembutan hati.
Mempositifkan pemikiran diri.
Memupuk kejernihan qalbi.
Membangun kemuliaan akhlak.
“Bertakwalah kepada Allah di mana saja engkau berada.
Ikutilah keburukan dengan kebaikan niscaya ia akan menghapuskan keburukan
tersebut dan berakhlaklah dengan manusia dengan akhlak yang baik. ” [HR. Tirmidzi no. 1987]
Berakhlak baik kepada insan yang baik kepada diri.
Itulah insan.
Berakhlak baik kepada insan yang berlaku kurang baik.
Insya Allah dirindu syurga.
#Semangat Tilawah
#Semangat Menjadi Pribadi Indah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar